You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kecamatan Kebayoran Baru Terima Bantuan 100 Paket Sembako Dari Indomaret
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Kecamatan Kebayoran Baru Terima Bantuan 100 Paket Sembako

Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menerima bantuan 100 paket sembako dari PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Jumat (23/7).

Diberikan pada warga yang isoman dan belum mendapat bantuan sama sekali

Wakil Camat Kebayoran Baru, Iswahyudi mengatakan, bantuan ini akan didistribusikan kepada warga di 10 wilayah kelurahan yang sedang menjalani isolasi mandiri dan belum mendapat bantuan dari mana pun.

"Bantuan ini akan diberikan pada warga yang isoman dan belum mendapat bantuan sama sekali," ucapnya.

Pengelola RPTRA Serahkan Bantuan Bagi Nakes di Rusun Nagrak dan Penggali Kubur

Dia menjabarkan, bantuan ini akan diberikan ke Kelurahan Gandaria Utara sebanyak 18 paket, Cipete Utara 17 paket, Pulo lima paket, Petogogan 10 paket, Melawai lima paket, Kramat Pela 15 paket, Gunung 10 paket, Selong lima paket, Rawa Barat 10 paket dan Kelurahan Senayan lima paket.

License Manager PT Indomarco Prismatama, Yusep Susyana menjelaskan, tiap paket sembako ini berisi beras, minyak goreng dan mie instan. Ini merupakan bagian dari program bantuan Indomaret 25.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak COVID-19.

"Bantuan itu kami berikan sebagai wujud kepedulian dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak COVID-19," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11038 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1332 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1256 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1250 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye972 personBudhi Firmansyah Surapati